Selamat, Andi Malarangeng Bebas Hari Rabu Ini

Andi Bebas – Terpidana persoalan korupsi wisma atlet Hambalang Andi Malarangeng kelanjutannya formal menghirup udara bebas sehabis merintis era hukuman kurungan 4 tahun lapas di Lapas Sukamiskin Bandung.

Andi dijadikan berstatus bebas murni terhadap Rabu (19/7/2017) sehabis lewat era cuti menjelang bebas (CMB) bersama dengan baik selama tiga bulan ke belakang. Seperti yang dikutip dari salah satu portal berita politik arah.com

“Rabu ini saudara Andi selesai merintis era cuti menjelang bebas dan hari ini udah jadi warga yang bebas merdeka” ujar Budiana, Pembimbing Kemasyarakatan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bandung lewat ponselnya, Rabu siang.

Budiana menyatakan Andi merintis era CMB bersama dengan baik dan sesuai prosedur. Sebagai syarat, Andi terhitung senantiasa melaporkan diri terhadap Bapas dua minggu sekali.

“Yang perihal senantiasa disiplin, makannya hari ini layak mendapatkan pengakhiran bimbingan. Jadi terhitung hari ini sanggup bebas murni. Andi udah sanggup menyita surat pengakhiran bimbingan mulai hari ini ke Bapas,” ucapnya.

Selama merintis era CMB, lanjut Budiana, Andi terhitung mengikuti ketentuan yakni tidak pergi ke luar negeri.

“Dia terhitung perlu melaporkan aktivitas-aktivitasnya dimana hal-hal yang tidak boleh dikerjakan sanggup dipenuhi, jika tidak boleh ke luar negeri,” tuturnya.

Setelah bebas, Andi dikehendaki tidak ulangilah kejahatannya ataupun melaksanakan kegiatan-kegiatan lain yang melanggar hukum.

“Kami menyiapkan dia jadi pribadi yang berintegrasi bersama dengan baik di masyarakat. Memang perlu tersedia penyesuaian lagi,” pungkasnya.

Akhirnya Andi Mallarangeng Hari Ini Bebas

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng kini udah berstatus bebas murni. Status ini didapat terpidana persoalan korupsi proyek Hambalang itu sehabis lewat era cuti menjelang bebas (CMB).

“Hari ini Saudara Andi selesai merintis cuti menjelang bebas supaya dia jadi warga yang bebas,” ucap Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Kelas I Bandung Budiana kala dimintai konfirmasi wartawan via telepon.

Budiana menjelaskan Andi udah merintis era CMB selama 3 bulan terhitung sejak April 2017. Selama merintis era CMB, kata dia, Andi mendapat pemantauan langsung berasal dari pihak Bapas Bandung.

“Selama cuti, Andi menyatakan sikap yang baik. Yang perihal senantiasa disiplin. Laporan ke Bapas 2 minggu sekali sebagai syarat terhitung ditaati. Dia terhitung melaporkan aktivitas-aktivitasnya di mana hal-hal yang tidak boleh dikerjakan sanggup dipenuhi, jika tidak boleh ke luar negeri ya beliau ikuti,” tuturnya.

Dengan demikian, kata Budiana, Andi layak mendapatkan pengakhiran bimbingan. Bapas terhitung udah mengeluarkan surat bebas murni bagi Andi.

“Jadi, terhitung hari ini sanggup bebas murni. Andi udah sanggup menyita surat pengakhiran bimbingan mulai hari ini ke Bapas,” ucapnya.

Dengan dikeluarkannya surat bebas murni ini, Budiana meminta Andi sanggup kembali menyatakan pribadi yang lebih baik. “Dia perlu menyiapkan jadi pribadi yang berintegrasi bersama dengan baik di masyarakat,” katanya.

Andi divonis hukuman pidana penjara selama 4 tahun oleh pengadilan tingkat pertama. Putusan itu dikuatkan di tingkat banding dan tingkat kasasi. Selain itu, Andi dihukum denda Rp 200 juta.

Pada proses hukum dan putusan kasasi hakim Krisna Harahap mengutarakan penyebab terjadinya penolakan kasasi Andi Mallarangeng ialah tanggung jawabnya sebagai pemakai dana yang masih tetap tanggung jawab padanya, meskipun sudah dilimpahkan berupa mandat pada Wafid Muharam.

“Oleh sebab itu, penanggung jawab utama didalam perkara pembangunan proyek Hambalang yang mengundang kerugian keuangan negara hingga Rp 464 miliar senantiasa terhadap Andi Mallarangeng,” ucap Krisna.