Menyicil Rumah Tanpa Suku Bunga? Gunakan Saja Cara Cash Bertahap!

Beli Rumah dengan Cara Cash Bertahap

Dalam membeli sebuah rumah, banyak strategi yang bisa Anda gunakan. Apakah Anda termasuk tipe orang yang tidak menyukai sistem pembayaran dengan suku bunga? Kalau begitu, gunakan saja cara cash bertahap! Berbeda dengan pembayaran dengan cara Kredit Pembelian Rumah bank, cara cash bertahap tidak memiliki suku bunga. Tidak hanya itu, dengan menggunakan metode cash bertahap Anda juga akan terhindar dari biaya asurasi, biaya pajak hingga biaya provinsi.

Beli Rumah dengan Cara Cash Bertahap

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan sebelum menentukan strategi cash bertahap adalah mengetahui kemampuan finansial Anda. Besarnya pembayaran cash secara bertahap kepada para developer bisa Anda sesuaikan sesuai dengan penghasilan Anda. Hitung penghasilan Anda dalam perbulannya, kemudian hitung berapa kemampuan membayar Anda?

Berapa banyak yang bisa Anda sisihkan untuk melakukan pembayaran cash bertahap setiap bulannya kepada penjual? Setelah Anda menemukan angka yang cocok, Anda bisa melakukan negosiasi dengan penjual supaya tercapai kesepakatan diantara kedua belah pihak.

Tips lain dalam menyusun strategi pembayaran cash bertahap adalah dengan menaikan harga rumah sedikit diatas harga deal. Cara ini ditempuh agar Anda bisa melakukan penyicilan dalam durasi waktu yang lebih lama. Dengan begitu, Anda bisa menyimpan persediaan lebih banyak untuk kebutuhan sehari-hari Anda.

Selanjutnya jika kata ‘deal’ pembayaran secara cash bertahap sudah terucap di antara kedua belah pihak, Anda harus membuat surat Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB). Pembuatan surat Perjanjian Pengikat Jual Beli (PPJB) ini sangat penting untuk dilakukan agar menghindari kesalah pahaman dan juga konflik antara Anda dengan pihak developer di kemudian hari.

Setelah Anda berhasil melunasi semua pembayaran yang ada, Anda bisa meminta Akta Jual Beli (AJB) dari pihak Notaris ataupun Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Akta Jual Beli (AJB) tersebut merupakan bukti otentik secara hukum bahwasanya Anda telah lunas dalam membeli rumah tersebut dari penjual. Dengan adanya Akta Jual Beli (AJB) tersebut, peralihan hak telah terjadi. Setelah Akta Jual Beli (AJB) selesai, Anda dan penjual bisa mendatangi Notaris atau PPAT untuk melakukan proses balik nama.

Beli rumah dengan cara Cash bertahap di perumahan Surabaya dan Balikpapan.