Perawat di Blitar Dianiaya Pacar Sendiri

Perawat di Blitar Dianiaya Pacar Sendiri. Agung priono 29 tahun warga pakunden sukorejo blitar jawa timur kemarin nekat membacok chuliati 28 tahun pacarnya saat bekerja di rumah sakit syuhada haji kota blitar usai membacok sang pacar agung mencoba bunuh diri dengan menikam perutnya sendiri.

Peristiwa tersebut dipicu cemburu dan sakit hati karena diam -diam chuliati menikah dengan pria lain padahal agung sudah terlanjur jatuh hati pada perawat tersebut dan berniat menikahinya.

Menurut keterangan yuli teman chuliati sesama perawat kondisi chuliati sangat mengenaskan ia Mengalami beberapa luka bacok yang cukup serius di sekujur tubuhnya.

Saat ini chuliati yang sudah 8 tahun menjadi perawat di rs syuhada’ haji mendapatkan perawatan intensif di ruang i-c-u sehabis menjalani operasi. Namun pihak keluarga melarang wartawan mengambil gambar chuliati. Satpam pun terpaksa diminta menjaga ruang i-c-u agar wartawan tidak mendekat.

Peristiwa tragis itu bermula ketika agung datang ke rumah sakit syuhada’ haji untuk bertemu chuliati melihat gelagat agung yang tidak baik yuli melarangnya namun agung tetap ngotot minta waktusebentar.

Setelah bertemu beberapa menit keduanya terlibat perang mulut kemudian agung membabi buta membacok chuliati menggunakan parang yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Dalam kondisi luka parah chuliati berusaha lari mencari pertolongan namun ia roboh.

Mengetahui pacarnya sedang sekarat agung mencoba bunuh diri dan nekat menusuk perutnya sendiri hingga ususnya terburai keluar ia juga memotong jari tangan kirinya dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit mardi waluyo blitar.

Kapolsek sukorejo iptu suharmani mengatakan motif peristiwa itu cemburu dan sakit hati saja karena agung ditinggal menikah chuliati dengan pacar gelapnya kini chuliati sudah hamil 4 bulan.

Dua orang peternak asal blitar jawa timur beralih profesi menjadi pelaku curanmor setelah mengalami Kerugian ratusan juta karena ayamnya terserang flu burung karena belum profesional pelaku mudah Diendus polisi.

Berita Kriminal di Nganjuk Meresahkan

Ketiga kawanan yang berasal dari pasuruan adalah faisal setiawan, dan misbahul munir, warga desa tanjung arum, sukorejo, Nganjuk dan sudaryono warga krajan prigen, Nganjuk, mereka tertangkap polisi ketika melakukan aksinya di rumah ratno saputro, di perumahan pondok kencana blok d -10, babadan kota nganjuk.

Awalnya polisi yang sedang berpatroli curiga melihat salah satu tersangka, faisal setiawan, dalam sebuah mobil kijang nopol l 2210 gt, yang parkir di dekat perumahan tersebut, polisi menghampiri dan melihat ada kejanggalan dari tingkah tersangka, kemudian polisi memeriksa mobil dan menemukan plat mobil palsu dengan nomor, l 2083 hv.

Faisal kemudian dibawa ke mapolres nganjuk untuk diperiksa, akhirnya tersangka mengaku kalau ia bersama 3 temanya melakukan pencurian, bersamaan dengan itu polisi mendapatkan informasi adanya upaya pencuri dirumah ratno pelaku sudah merusak pintu pagar dan mencoba membuka paksa pintu belakang mobil kijang ag 2235 tl, milik korban, dan disekitar rumah ditemukan juga gunting baja, kunci palsu, dan kunci t.

Berdasarkan keterangan tersebut polisi berhasil menangkap sudharyono yang bersembunyi dibawah jembatan tak jauh dari tkp, sementara misbahul munir sempat melarikan diri ke pasuruan sebelum ditangkap di rumahnya, sedangkan satu tersangka lain masih menjadi buron.

Kepala bagian operasional reskrim polres nganjuk, iptu dasianto mengatakan, pelaku merupakan target operasi dan memang pencuri spesialis mobil, yang sering beroperasi di wilayah nganjuk dan sekitarnya, sasaran nya adalah mobil – mobil yang di parkir di pinggir jalan dan di perumahan yang tidak memiliki garasi tertutup.

Saat ini ketiga tersangka di diamankan di mapolres nganjuk guna penyelidikan lebih lanjut, berikut barang bukti, sebuah mobil l 2210 gt, yang digunakan tersangka melakukan aksinya, sebuah gunting baja, beberapa buah kunci palsu, plat nomor mobil palsu, dan sebuah kunci t, serta beberapa peralatan lainya.

Kepada mereka polisi sudah bertindak sangat keras dan tegas dengan melakukan penembakan di kaki masing-masing dapat hadiah satu peluru. Karena namanya hadiah, maka diterima para pelaku dengan suka cita sambil meringis kesakitan.

Melihat dan Mendalamai Politik Gerindra Prabowo Demokrat SBY

Mendalami Politik Gerindra dan Demokrat – Ketua Biasa Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengunjungi kediaman Ketua Biasa Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY di Cikeas, Bogor Kamis lantas (27/7). Pertemuan mereka menyorot perhatian publik, mengingat keduanya yakni pemimpin partai yang ketika ini berada di luar poros pensupport pemerintah. SBY mengklaim pertemuan hal yang demikian tak mendiskusikan koalisi untuk ke depannya.

Sebelum melanjutkan ke topik berikut ini karena ulasan disini cukup panjang. Jika anda ingin membaca berita politik inodonesia maka anda bisa berkunjung ke link yang kami tautkan diatas. Ataupun anda ingin membaca langsung bisa dicari di arah.com. Tentu semua itu bermanfaat bagi semua pembaca.

“Kami pilih tak perlulah wajib menyusun yang dinamakan koalisi. Tapi perlu kami menambah komunikasi dan kerjasama,” kata SBY. Apabila, banyak pihak bereaksi atas pertemuan itu dan menyebutnya sebagai cara permulaan untuk menjalin kekerabatan yang lebih erat untuk menghadapi pemilihan awam, legislatif dan presiden, pada 2019

Selanjutnya, jika anda sedikit bosan dengan tulisan ini maka anda bisa membaca tulisan lainnya. Anda bisa mengunjungi berita aneh terbaru yang juga diproduksi oleh arah. Kenapa? Karena tidak semua orang yang suka dengan tulisan panjang dan ulasan mendalam. Ini hanya sekedar saran bisa anda lakukan bisa anda kerjakan.

Ganjalan Koalisi

Bagi Direktur Saiful Muzani Research plus Consulting (SMRC) Sirajuddin Abbas, kecil kemungkinan SBY berkeinginan menyokong Prabowo menjadi capres pada 2019 akan datang. Menurutnya, SBY mempunyai riwayat kekerabatan yang tak dapat dibilang serasi bersama Prabowo. SBY, lanjut Abbas, termasuk orang yang mengusulkan supaya Prabowo dipecat dari militer sesudah dianggap terlibat didalam penembakan mahasiswa pada tahun 1999 silam. Pekan hal yang demikian dievaluasi menjadi ganjalan bagi terbentuknya poros pada Demokrat dan Gerindra.

“Artinya dianggap memiliki problem etik. Ia berkeinginan usung Prabowo, ada persoalan etik, ada persoalan sejarah,” tutur Abbas didalam sebuah pembicaraan di Jakarta, Pekan (30/7). Adi Prayitno, pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, tak sepakat bersama Abbas. Menurutnya riwayat jelek kekerabatan di masa lantas tak sangat memberi pengaruh keperluan politik di masa sekarang, lebih-lebih jikalau sasarannya yakni kemenangan didalam pemilu legislatif dan pilpres.

Selamat, Andi Malarangeng Bebas Hari Rabu Ini

Andi Bebas – Terpidana persoalan korupsi wisma atlet Hambalang Andi Malarangeng kelanjutannya formal menghirup udara bebas sehabis merintis era hukuman kurungan 4 tahun lapas di Lapas Sukamiskin Bandung.

Andi dijadikan berstatus bebas murni terhadap Rabu (19/7/2017) sehabis lewat era cuti menjelang bebas (CMB) bersama dengan baik selama tiga bulan ke belakang. Seperti yang dikutip dari salah satu portal berita politik arah.com

“Rabu ini saudara Andi selesai merintis era cuti menjelang bebas dan hari ini udah jadi warga yang bebas merdeka” ujar Budiana, Pembimbing Kemasyarakatan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bandung lewat ponselnya, Rabu siang.

Budiana menyatakan Andi merintis era CMB bersama dengan baik dan sesuai prosedur. Sebagai syarat, Andi terhitung senantiasa melaporkan diri terhadap Bapas dua minggu sekali.

“Yang perihal senantiasa disiplin, makannya hari ini layak mendapatkan pengakhiran bimbingan. Jadi terhitung hari ini sanggup bebas murni. Andi udah sanggup menyita surat pengakhiran bimbingan mulai hari ini ke Bapas,” ucapnya.

Selama merintis era CMB, lanjut Budiana, Andi terhitung mengikuti ketentuan yakni tidak pergi ke luar negeri.

“Dia terhitung perlu melaporkan aktivitas-aktivitasnya dimana hal-hal yang tidak boleh dikerjakan sanggup dipenuhi, jika tidak boleh ke luar negeri,” tuturnya.

Setelah bebas, Andi dikehendaki tidak ulangilah kejahatannya ataupun melaksanakan kegiatan-kegiatan lain yang melanggar hukum.

“Kami menyiapkan dia jadi pribadi yang berintegrasi bersama dengan baik di masyarakat. Memang perlu tersedia penyesuaian lagi,” pungkasnya.

Akhirnya Andi Mallarangeng Hari Ini Bebas

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng kini udah berstatus bebas murni. Status ini didapat terpidana persoalan korupsi proyek Hambalang itu sehabis lewat era cuti menjelang bebas (CMB).

“Hari ini Saudara Andi selesai merintis cuti menjelang bebas supaya dia jadi warga yang bebas,” ucap Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Kelas I Bandung Budiana kala dimintai konfirmasi wartawan via telepon.